Kontribusi Mahasiswa UNS Semarakkan HUT ke-277 Pacitan di Desa Jetis Lor Tuai Pujian Warga

Pengabdian

Warga dan Kepala Desa Jetis Lor Kabupaten Pacitan sampaikan apresiasi kepada Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Bukannya tanpa alasan, ini karena mahasiswa UNS memprakarsai ragam kegiatan dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-277 Kabupaten Pacitan yang sejak adanya Pandemi Covid-19 tak terselenggara.

Dilansir dari ft.uns.ac.id, Kamis (17/3/2022), Kepala Desa Jetis Lor Sarmin, A.Md., Kep., langsung menyampaikan apresiasinya dalam kesempatan seremonial kegiatan. Ia berterima kasih kepada Mahasiswa kelompok 120 KKN UNS yang mampu merambah semua umur dalam setiap kegiatan yang dicanangkan. Termasuk kala itu, kegiatan lomba melibatkan ibu-ibu Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Jetis Lor.

“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN 120 UNS yang telah menginisiasi kegiatan ini untuk meramaikan ulang tahun Kabupaten Pacitan. Semoga bisa menjadi pengalaman luar biasa bagi adik-adik semua dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Sarmin.

Ketua panitia, Dinda Imas Nurdhyanti, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) UNS, mengungkapkan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengaktifkan kembali Ibu-ibu PKK dan masyarakat sekitar yang sudah lama tidak berkegiatan. Salah satunya seperti senam bersama.

“Dari penuturan perangkat desa, saat ini ibu-ibu di Desa Jetis Lor sudah jarang melaksanakan kegiatan olahraga sejak terjadinya pandemi Covid-19. Selain itu, perlombaan antar dusun juga sedang tidak ada. Kebetulan Pacitan baru saja ulang tahun, jadi saya dan tim menginisiasi lomba menghias tumpeng yang diharapkan mampu menjaga kekompakan ibu-ibu di Desa Jetis Lor karena bisa dibilang letak jarak antar dusunnya berjauhan,” ujar Dinda.

Antusiasme warga sangat kentara dalam pelaksanaannya. Setiap dusun mengirimkan 10 orang partisipan. Peserta tidak diharuskan membuat nasi kuning, tetapi diperbolehkan menghias tumpeng sekreatif mungkin. Ukuran tampah yang digunakan untuk tumpeng berukuran 40 cm. Tumpeng dan hiasan disiapkan oleh peserta di tempat perlombaan 30 menit sebelum lomba dimulai. Kemudian, peserta tidak diperbolehkan menghias tumpeng sebelum perlombaan dimulai atau harus dilakukan di tempat lomba dengan waktu yang ditentukan, yaitu 45 menit.

Selain itu, adanya penampilan antar dusun juga diharapkan mampu membawa semangat sekaligus menunjukkan bakat Ibu-ibu PKK Desa Jetis Lor. Sebelum melangkah ke kegiatan inti, yakni Lomba Menghias Tumpeng dan Penampilan Hiburan Antardusun, seluruh peserta dan perwakilan dusun mengikuti kegiatan senam aerobic bersama dengan memakai baju olahraga.

“Baik dari perangkat desa dan Ibu-ibu PKK sangat menantikan kegiatan ini karena sudah lama tidak ada kegiatan senam dan berkumpul bersama ditambah pelaksanaanya yang bertepatan dengan HUT ke-277 Pacitan,” tambahnya.

Salah satu peserta pun mengaku senang dengan kegiatan tersebut. “Saya sangat senang dengan kegiatan ini, sejak pandemi kegiatan semacam ini sudah sangat jarang. Saya antusias mengikutinya,” ujar salah satu Ibu PKK yang turut serta dalam kegiatan tersebut.

Terakhir, Dinda mewakili tim berharap diadakannya senam pagi bersama ibu-ibu PKK tersebut dapat menjadi awal yang baik agar ibu-ibu sudah mau kembali melaksanakan olahraga. Salah satu yang sederhana seperti senam pagi. Olahraga dinilai penting demi menjaga stamina. Mengingat masih dalam situasi pandemi, warga juga diminta ingat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Selanjutnya, dengan adanya kegiatan lomba menghias tumpeng dan penampilan hiburan antar dusun akan tercipta kerukunan dan kekompakkan yang lebih di Desa Jetis Lor. Humas UNS

sumber : https://uns.ac.id/id/uns-update/kontribusi-mahasiswa-uns-semarakkan-hut-ke-277-pacitan-di-desa-jetis-lor-tuai-pujian-warga.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.