Kampus ITS, ITS News — Konsep ramah lingkungan tak melulu tentang energi dan emisi, sebuah bangunan pun dapat mengadaptasi konsep tersebut. Berinisiatif menggagas konsep yang masih jarang diaplikasikan tersebut, lima mahasiswa Departemen Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merancang bangunan rumah tahfiz ramah lingkungan.
Mahasiswa Ketua Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN), Aqshal Fadhilah Al Firdaus menurutkan bahwa fokusan timnya adalah detail lanskap bangunan tahfiz ramah lingkungan di Desa Sedayu, Magelang. Menurut Aqshal, rumah tahfiz yang akan dibangun ini menjadi satu-satunya rumah tahfiz dan bangunan ramah lingkungan di desa tersebut. Mengenai konsep ramah lingkungannya, mereka memilih berorientasi pada penghematan energi. “Bukaan besar-besaran akan didesain secara maksimal sehingga cahaya matahari dapat masuk,” terangnya.
Selain itu, lanjut Aqshal menambahkan, akan ada pemasangan luban angin (roster) di beberapa tempat untuk mengadopsi sistem pendingin alami sehingga tidak memerlukan pendingin ruangan berbasis listrik. Bangunan tersebut juga dirancang dengan ruangan serbaguna seperti toko, ruang olahraga, ruang baca dan tilawah Al-Qur’an, area hidroponik, dan sebagainya. “Dengan demikian, penghuni bisa meningkatkan kemampuan berwirausaha, menjaga kesehatan, berkebun, dan berkegiatan lainnya dengan lancar dan nyaman,” ujarnya.
Ruang serbaguna yang dirancang sebagai tempat berkumpul dan belajar Al-Qur’an
Sebelum berhasil merancang dan mendesain bangunan ramah lingkungan ini, Aqshal mengungkapkan bahwa timnya membutuhkan waktu yang ekstra sekitar satu bulan hanya untuk survei lapangan, wawancara, dan pendataan kondisi lapangan. Dengan demikian, mereka pun dapat memperoleh referensi lengkap berupa data kondisi lahan, kemiringan, luas bangunan, serta potensi lahan yang digunakan sebagai acuan perancangan bangunan.
Tim KKN ITS mendiskusikan tentang kondisi lahan dan lokasi rumah tahfidz ramah lingkungan yang akan dibangun
Adapun tim yang berada di bawah bimbingan Fenty Ratna Indarti ST MArch ini berharap bbangunan tahfiz ramah lingkungan ini akan menjadi bangunan percontohan dalam penerapan konsep ramah lingkungan pada bangunan. “Semoga penghuni merasa nyaman dan sehat serta dapat belajar mandiri energi terutama di siang hari,” pungkasnya menutup. (*)
Sumber : https://www.its.ac.id/news/2022/04/02/mengadopsi-konsep-ramah-lingkungan-untuk-desain-rumah-tahfidz/
Reporter : Irwan Fitranto
Redaktur : Astri Nawwar Kusumaningtyas